Fintech Akseleran Raih Pendanaan Seri A 8,55 Juta Dolar AS

Dewan direksi peer to peer lending Akseleran dalam paparan kinerja akhir tahun di Jakarta, Rabu (15/1).

Dewan direksi peer to peer lending Akseleran dalam paparan kinerja akhir tahun di Jakarta, Rabu (15/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Platform Peer to Peer (P2P) Lending Akseleran telah meraih pendanaan Seri A senilai 8,55 juta dolar AS atau sekitar Rp 117 miliar pada akhir tahun lalu. Pendanaan ini dipimpin oleh Beenex.

Pendanaan ini juga didukung oleh Central Capital Ventura (CCV) yang merupakan perusahaan milik Bank Central Asia (BCA), serta Access Ventures, dan Agaeti Venture Capital. Seorang konglomerat lokal, Ahabe Group, juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan Seri A Akseleran.

CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan tim, berinvestasi dalam teknologi, dan menembus pasar UKM yang masih kurang terlayani di Indonesia. Pendanaan ini akan digunakan untuk memperluas dan meningkatkan layanan kepada pengguna Akseleran.

Selain itu, untuk membuka lebih banyak akses bagi semua orang untuk menjadi pemberi dana pinjaman sekaligus mendukung UKM dan mendapatkan pengembalian investasi yang lebih tinggi melalui platform yang aman dan efisien.

“Kami perlu meningkatkan tim kami dan meningkatkan kemampuan kami, berinvestasi dalam teknologi untuk meningkatkan otomatisasi, dan melakukan penetrasi yang lebih dalam di pasar Indonesia, khususnya wilayah yang selama ini masih kurang terlayani,” ujar Ivan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/1).

Ivan mengungkapkan para investor yakni Beenext, Access Ventures dan Agaeti dapat mendukung perusahaan dengan jaringan VC mereka dan memberikan wawasan dari pengalaman mereka maupun dari portofolio mereka yang ada.

“Kami juga beruntung dapat bekerja dengan CCV dan kami berharap dapat menciptakan sinergi dengan Grup BCA serta belajar dari mereka sebagai pemimpin dalam industri perbankan dan keuangan,” jelasnya.

Managing Partner Beenext Teruhide Sato mengatakan, Akseleran memiliki visi jangka panjang yang kuat untuk memberdayakan UKM. Menurutnya, di Indonesia sebagian besar UKM masih belum terlayani oleh penyedia pinjaman konvensional, dan tanpa akses ke layanan keuangan maka UKM akan sulit tumbuh dan memperoleh manfaatnya.

“Kami percaya dengan memanfaatkan teknologi ini dapat meningkatkan perekonomian secara signifikan di pasar seperti Indonesia, dan kami memiliki keyakinan bahwa Akseleran memiliki kapasitas dan kemampuan yang mumpuni untuk mengimplementasikan visinya kepada jutaan UKM di Indonesia,” jelas Teruhide.

Saat ini Akseleran telah mendukung ribuan UKM, yang sebagian besar melalui fasilitas pembiayaan invoice financing dan pra invoice financing, dan akan terus mengembangkan produk pinjaman khusus yang sesuai dengan kebutuhan UKM. Rencananya Akseleran juga akan melakukan pendanaan Seri B pada Kuartal III 2020.

Sumber : republika.co.id
Tentang Penulis
Gibran

Gibran


Mulai bekerja di OmahForex pada tahun 2017 sebagai IT dan server maintenance.