GBPJPY Melonjak Meskipun Harapan Pelonggaran BoE Terus Menguasai Pedagang

Saat sesi kawasan Asia berlangsung, Poundsterling Inggris menguat membawa GBPJYP naik menuju ke sekitar level harga 144,10 mundur dari puncak di 144,17. Level harga ini merupakan puncak yang pernah tercatat pada 31 Desember lalu walaupun data dalam negeri Inggris negatif.

Para pelaku pasar dan investor saat ini memegang dengan kuat harapan pemotongan suku bunga oleh BoE di bulan Januari ini. Salah satu alasan utama mereka adalah rilis data mengenai inflasi yang lebih rendah dari apa yang diprediksi sebelumnya di awal pekan. Hari Kamis kemarin, para pedagang memegang peluang pemangkasan suku bunga dengan persentase di atas 60% dari sebelumnya hanya di 40%.

Walaupun ekspektasi pemangkasan suku bunga BoE terus meluas dan meningkat, tapi Poundsterling Inggris menguat karena Yen Jepang sedang dalam mode jual. Salah satu faktor pendukung kenaikan GBPJPY adalah adanya momentum bullish di sekitar pasangan USDJPY yang pada akhirnya mampu memberikan keuntungan bagi Pound. Hal senada juga terjadi pada GBPUSD yang juga mendukung GBPJPY untuk melonjak lebih tinggi.

Dilansir dari Bloomberg, ahli strategi dari Bank of New York Mellon mengatakan bahwa dari beberapa survei memang optimisme sudah meningkat. Terlebih setelah pemilihan bulan Desember kemarin dan bank sentral Inggris selanjutnya akan lebih menunggu alasan yang kuat untuk bisa memangkas suku bunganya. Beberapa data ekonomi yang melemah bisa menjadi alasan utama pemangkasan suku bunga BoE bulan Januari ini.

Sumber : infoforexnews.com

Tentang Penulis
Gibran

Gibran


Mulai bekerja di OmahForex pada tahun 2017 sebagai IT dan server maintenance.