Inflasi Aussie Naik, AUDUSD Hanya Pulih Tipis Masih Dalam Tren Bearish

Pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar AS terus mengalami penurunan dan kesulitan untuk memulihkan diri. Pasangan mata uang AUDUSD bearish walaupun beberapa saat yang lalu telah rilis data ekonomi dari Australia mengenai inflasi yang lebih baik dari prediksi sebelumnya. Dolar Aussie pada akhirnya tidak mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk memulihkan diri terhadap Dolar AS.

Australia merilis data mengenai indeks harga konsumen yang dilaporkan mengalami kenaikan menuju ke 1,8 persen pada laporan bulan Desember. Data itu lebih tinggi dari yang diharapkan sebelumnya yaitu di 1,7 persen dalam tahun ke tahun. Data lain mengenai indeks harga konsumen inti dilaporkan tidak mengalami perubahan tetap di level 1,6 persen tahun ke tahun. Hasil itu juga lebih tinggi dari harapan awal di 1,5 persen.

Sampai saat ini pasca rilis data inflasi konsumen tersebut, pasangan AUDUSD hanya mampu menambahkan kenaikan hanya tujuh pips saja. Secara luas pasangan AUDUSD bearish semakin panjang dan sedang diperdagangkan di sekitar level harga 0,6768 saat sesi Asia di hari Rabu (29/1).

Hasil data inflasi konsumen yang lebih baik dari apa yang diharapkan para pelaku pasar ini, maka akan mengubah peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Australia. Sebelum rilis data IHK, tingkat persentase pelonggaran kebijakan oleh RBA berada pada 30%. Level ini sudah turun sangat jauh dari sebelumnya di 60%.

Peluang pemangkasan yang semakin menyempit mungkin akan mampu menghapus tren AUDUSD bearish yang sedang terjadi saat ini. Dolar Australia mungkin juga akan mendapatkan keuntungan dari pasar ekuitas yang mampu berkinerja dengan baik. Beberapa hari terakhir aset berisiko termasuk ekuitas dan AUD mengalami penjualan yang besar karena kekhawatiran virus Corona.

Tentang Penulis
Gibran

Gibran


Mulai bekerja di OmahForex pada tahun 2017 sebagai IT dan server maintenance.