USD/JPY Memantul Dari Terendah, Masih Merah Di Bawah Pertengahan 112

Pasangan USD/JPY telah berhasil memulihkan sebagian besar penurunan sebelumnya ke terendah tujuh minggu, meskipun bertahan dengan nada yang lebih lemah sepanjang awal sesi Eropa.

Pasangan ini berjuang untuk membangun rebound semalam dan tetap di bawah tekanan jual untuk sesi keempat berturut-turut di tengah bias jual Dolar AS yang lazim. Ketidakpastian atas jalur kenaikan suku bunga Fed pada tahun 2019 mempertahankan bull USD pada posisi defensif dan terlihat mengerahkan beberapa tekanan ke bawah pada pasangan ini.

Sementara itu, penurunan harga minyakmentah semalam menggarisbawahi prospek ekonomi global yang meredup, yang memberikan dorongan tambahan kepada status safe haven Yen Jepang dan selanjutnya berkolaborasi dengan penurunan pasangan ini ke level terendah sejak akhir Oktober.

Namun, bulls terus menunjukkan beberapa ketahanan di bawah support SMA 100-hari di tengah kegelisahan menjelang keputusan kebijakan FOMC yang akan datang, yang akan diumumkan di sesi AS. The Fed secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps dan karenanya, fokus utamanya adalah pada pernyataan suku bunga yang menyertainya, terutama pembaruan proyeksi ekonomi.

Apa yang disebut ‘dot-plot’ akan memberikan petunjuk atas panduan kebijakan Fed untuk 2019 dan memainkan peran kunci dalam memengaruhi sentimen jangka pendek di sekitar buck. Diikuti oleh pembaruan kebijakan moneter BoJ terbaru pada hari Kamis akhirnya akan membantu investor menentukan langkah arah selanjutnya.

Prospek teknis

Valeria Bednarik, Kepala Analis Amerika FXStreet menulis, “pasangan ini diperdagangkan beberapa pips di atas MA 100-hari, setelah bertahan di atasnya sejak Agustus lalu. Selain itu, pasangan ini telah memantul beberapa kali dari zona harga 112,20/30 beberapa bulan terakhir, membuatnya sebagai level support yang lebih relevan yang jika ditembus, dapat mengakibatkan penurunan yang lebih curam.”

Sumber : FXStreet

Tentang Penulis
Gibran

Gibran


Mulai bekerja di OmahForex pada tahun 2017 sebagai IT dan server maintenance.