USDCAD Melonjak, Loonie Terbebani Perjanjian USMCA dan NAFTA Yang Diperdebatkan

Penjualan pada mata uang Dolar Kanada tampak menguat beberapa waktu terakhir dan membawa pasangan USDCAD melonjak. Saat ini pasangan mata uang itu naik menuju ke puncak dalam harian saat sesi Asia berlangsung hari Rabu (15/1).

Dolar Kanada melemah akibat adanya pecah pendapat terkait dengan kesepakatan dagang oleh NAFTA yang terbaru. Kondisi ini berarti semakin memperpanjang pemulihan pasangan sejak tadi malam dan menuju ke 1,3072 sebagai target.

Saat ini sedang ada permasalahan beda pendapat terkait dengan perjanjian Amerika Utara untuk perdagangan bebas atau NAFTA dan perjanjian AS, Meksiko dan Kanada atau USMCA. Sebanyak enam calon Presiden yang berasal dari Demokrat memperdebatkan masalah itu di Lowa. Hal itu otomatis memicu Dolar Kanada melemah karena kekhawatiran masalah yang berkepanjangan.

Ada dua pihak yang saling berlawanan yaitu Senator Elizabeth Warren dengan Bernie Sanders. Senator Warren lebih memilih untuk mendukung USMCA dan Sanders menyatakan diri menolak perjanjian itu.

Masalah datang ketika Senat partai Republik berusaha untuk menyetujui kesepakatan dagang AS dengan Kanada dan Meksiko pada pekan ini. Padahal Kamis esok berlangsung sidang pemakzulan Presiden Trump oleh Senat.

Selain masalah perjanjian dagang, Dolar Kanada melemah juga diakibatkan oleh rilis data pasokan minyak mentah API yang melonjak tinggi. Penurunan harga minyak mentah global turut berkontribusi pada penurunan minat pasar terhadap Loonie.

Selanjutnya Dolar AS akan terus berusaha untuk menguat di tengah adanya kekhawatiran tarif AS terhadap China. Memang telah meluas rumor yang mengatakan bahwa AS tidak ada rencana memangkas tarif produk China pada kesepakatan tahap satu ini.  Saat ini para pelaku pasar dan investor akan mengawasi dengan seksama isi dari kesepakatan dagang tersebut.

sumber : inforexnews.com

Tentang Penulis
Gibran

Gibran


Mulai bekerja di OmahForex pada tahun 2017 sebagai IT dan server maintenance.