Cara Menghitung Pivot Point

Hal pertama yang akan Anda pelajari adalah bagaimana menghitung tingkat pivot point.  Cara menghitung pivot point yang terkait dengan tingkat support dan resistance, yaitu dihitung dengan menggunakan harga open, high, low, dan close. Karena forex adalah pasar 24-jam, sebagian besar trader menggunakan waktu penutupan sesi New York hari sebelumnya.

Trader umumnya memperhatikan 3 hal dalam pehitungan pivot point yaitu : Support ( S1 – S3), Resistance (R1-R3 dan titik pivot poin itu sendiri. Prhitungan pivot point adalah alat analisis teknis yang sanagat sederhana tetapi sangat akurat, hampir seluruh pakar-pakar analisi teknikal menggunkan metode ini.

Perhitungan untuk titik pivot adalah sebagai berikut:

Pivot point (PP) = (High + Low + Close) / 3

Support dan resistance yang kemudian dihitung dari pivot point seperti:
Support dan Resistance pertama:

Resistance Pertama (R1) = (2 x PP) – low
Support Pertama (S1) = (2 x PP) – high

Support dan Resistance kedua:

Resistance Kedua (R2) = PP + (high- low)
Support Kedua (S2) = PP – (High- Low)

Support dan Resistance ketiga:

Resistance Ketiga (R3) = high + 2 (PP – Low)
Support Ketiga (S3) = Low – 2 (High – PP)

cara menghitung pivot point

Jika anda benci aljabar, Anda tidak perlu takut harus melakukan perhitungan ini sendiri. indikator MT4 secara otomatis akan melakukan hal ini untuk Anda.

Ada banyak indikator MT4 dan Mt5 yang fungsinya menghitung pivot point secara otmatis, salah satunya bisa di download sisini

Tentang Penulis
Syaifullah Chattar

Syaifullah Chattar


CEO & Founder OmahForex, memulai trading forex pada pertengahan tahun 2005 .